Si Derma E, Antara Anti Wrinkle dan Ekonomis!
Yang menjadi kesenangan perempuan saat ada waktu luang, apa lagi kalau bukan me time sebentar ke salon atau sekadar membuat coklat panas sambil membaca buku tanpa ada gangguan meski satu jam saja. Dengan deretan aktivitas yang dimulai dari subuh, jelas memang mengatur waktu dengan hal yang rutin adalah menjemukan. Tagline, bangun lebih dulu dan tidur paling terakhir menjadi jaminan kita ibu-ibu kerap banget jadi sensitif. Hal remeh temeh yang mengganggu pasti kita pikirin banget, aslik!
Menjadi perempuan sekarang ini memang terasa lebih sulit, meski kemudahan teknologi cukup membantu tapi kita juga manusia yang butuh dukungan. Thats way, menjadi support system buat sesama perempuan itu penting banget. Menjadi kesal atau sesekali berpikiran negatif, nggak ada salahnya juga kok, kita hanya perlu menakarnya agar lebih seimbang.
Sama halnya nih, saat produk skincare bertebaran di mana-mana dengan jaminan mutu kulit tampak glowing, buat saya yang boro-boro mengerti apa saja kandungannya, untuk dandan pergi ke kantor saja hanya mengandalkan sunblock dan lipstik. Ini lagi, harus teliti memilih skincare, oh no! Jadi, pengetahuan skincare saya -1 ya kalau boleh dinilai. Menonton atau membaca panduan skincare yang sedang hits sering kali terlewat, karena melihat tahapannya saja saya sudah kelimpungan.
Jadi, pilih skincare yang bagus saja jelas jadi problem dong, ya. Di sini nih, bantuan para mbak-mbak penjaga store kecantikan yang fasih banget menjelaskan tanpa jeda. Meski judulnya jualan, tapi apa yang mereka sampaikan sedikit banyak membantu pertanyaan-pertanyaan saya yang sama sekali buta, meski sekarang juga (masih) nggak semengerti beauty enthusiast, at least saya sudah paham kandungannya, itu yang terpenting. Yas, si mbak Guar**an lolos buat saya tertarik dengan barang dagangannya. Kali ini yang dibutuhkan buat perempuan seusia saya, 38 tahun, adalah anti wrinkle. Entah mengapa, yang judulnya wrinkle dari Derma E membuat saya mulai kepikiran wrinkle yang sudah mulai terlihat di bagian terpenting wajah kita.

Memasuki sebulan pemakaian yang perlu ditekankan di sini, saya tidak perlu seribet meng-combine skincare satu ke satu lagi, cukup pulas merata ke bagian wajah pada pagi dan malam hari, sudah cukup. Seajaib itu? Ya, buat saya sih ajaib, karena model yang nggak mau ribet. Hasilnya? Ya, sadar diri sih wrinkle akan terlihat menipis itu butuh waktu, jadi ya sabar saja sama hasilnya. Tapi untuk kelembaban yangmulai tertata dibagian wajah, sungguh terlihat. Penting lagi nih buat saya, nggak LENGKET! Jadi nggak berasa berminyak. Apa lagi sih perhitungan saat memilih skincare? Harga yang ramah tentunya, dan si Derma E ini wadahnya cukupnya besar atau 113 g, dengan harga kurang lebih 300an, bisa digunakan tiga bulan kayaknya nih kalau di saya. Jadi apa ibu-ibu jawabannya, EKONOMIS! Jadi jika dihitung pengeluaran kita untuk skincare satu bulan saja hanya 100rb untuk hari gini, terwujud berkat Derma E. Jadi, jatah sisa budget, bisa banget dialokasikan ke hal-hal yang lebih fungsi, setuju dong!
Urusan perskincare an yang hingga 5 tahun ke depan sepertinya tidak akan habis-habis, jadi mulai sekarang kalian sudah bisa menentukan dan pastikan tidak tergoda dengan yang lain, dengan lebih percaya pada satu skincare dan menjalani prosesnya, nanti akan menuai hasilnya, kok!

Comments
Post a Comment